- Waspadalah!! Serbuan Troj... Microsuck
- Ada yang bisa Kembaliin f... putra1986
- Danger... Mysterykid
- Bingung Deh Bro...Sebetul... irsanarietiaz
- PCMAV = virus kah?... The Handsome
- BIKIN virus mudah?! di ja... deihororo
Berita Lain
- 05/07/2008 14:45 WIB
Ratusan Ribu Laptop Raib di Bandara - 05/07/2008 14:00 WIB
Internet Picu Krisis Identitas Remaja - 05/07/2008 11:14 WIB
Bantuan Tunai Suburkan Pornografi Internet - 05/07/2008 10:13 WIB
Format PDF Jadi Standar Internasional - 04/07/2008 17:57 WIB
Apple Pangkas Harga MacBook Air - 04/07/2008 17:07 WIB
Bahasa Apa yang Terbanyak Dipakai Ngeblog?
Indeks Berita
Minggu, 18/03/2007 12:41 WIB
Situs SBY Bobol Bukan Karena Masalah di Server
Ni Ketut Susrini - detikinet

Screenshot situs presidensby.info
Jakarta - Koordinator pengelola website presiden mengatakan tengah mengupayakan pemulihan situs www.presidensby.info yang dijahili pihak tak bertanggung jawab. Menurutnya, masalah bukan pada server.
"Dari hasil penelusuran, kemungkinan kita menebak ada vulnerable di DNS manager," kata Anjar Ari Nugroho, koordinator pengelola website www.presidensby.info, saat dihubungi detikINET, Minggu (18/3/2007). "Kemungkinan kedua bisa jadi ada yang men-sniff password pada saat kita melakukan manajemen situs. Tapi kemungkinan kedua sepertinya tidak mungkin, karena terakhir kali kita melakukan manajemen situs sudah satu bulan yang lalu," imbuhnya.
Menurut Anjar, pelaku menjahili situs dengan memanfaatkan kelemahan (vulnerability) yang ada di Domain Name System (DNS). Pelaku me-redirect alamat Internet Protocol (IP) yang meng-hosting situs tersebut ke alamat IP yang ada di DNS luar negeri.
Situs www.presidensby.info memiliki isi yang sama dengan www.presidenri.go.id. Kedua situs tersebut ada di alamat IP yang sama yaitu 203.130.196.114 yang ada di server di Telkom.
Namun, pelaku tampaknya me-redirect ke alamat IP luar, yaitu ke IP 67.19.72.20 atau 67.19.72.205, yang isi halamannya seperti tampak pada situs saat ini yaitu Tritura v.2.
"Kalau ada perubahan di situs presidensby.info harusnya situs presidenri.go.id juga berubah. Tapi ini terjadi redirect, harusnya ke 203.130.196.114 tapi dibawa ke 67.19.72.20 atau ke 67.19.72.205, seperti DNS yang kena poison. Dan itu prosesnya bukan terjadi di mesin presidensby.info, tapi di DNS manager. Jadi telah terjadi DNS abuse," kata Anjar.
Jadilah, situs www.presidensby.info berubah wajah jadi menampilkan surat tuntutan (Tritura v.2), yang berbunyi:
Kepada Yth. Indonesia, 17 Maret 2007
Presiden Republik Indonesia
Bapak Susilo Bambang Yudhoyono
Di
Istana Negara
Dengan tanpa mengurangi rasa hormat kami,
Yang bertandatangan di bawah ini:
Nama: on behalf of underground community
Alamat: the world where the devils gather
Nick: Qwerty
Dengan ini mewakili komunitas underground Indonesia ingin menyampaikan beberapa permintaan:
1. Turunkan harga Bandwith agar kita semua bisa merasakan internet, apa Anda tidak malu dengan China atau India? Mereka negara berpenduduk padat yang bisa mengakomodasi kebutuhan bandwidth dengan baik
2. Dukung dan laksanakan IGOS (Indonesia Go Open Source), pikirkan masa depan bangsa ini, tingkatkan mutu pendidikan, masa depan kita terletak di pundak mereka yang dengan jari-jari mungilnya setiap pagi mengemis dan mengamen di jalanan
3. Berantas KKN, pornografi dan pornoaksi di negeri kita tercinta ini. Saya kira Anda telah menyaksikan bagaimana azab yang telah menimpa bangsa ini. Tsunami, Gempa Bumi, Banjir, dan Kecelakaan baik di udara, laut maupun darat yang telah merenggut anak dari ibunya, yang telah memisahkan adik dari kakaknya. Kurang apalagi? Tanah Longsor? Lumpur Sidoarjo? Mungkin sebentar lagi bencana yang akan lebih besar lagi. Tidakkah kita malu terhadap Tuhan? Sudah diperingatkan berulang kali tetap saja membangkang dan tidak ingat kepada-Nya.
Agar permintaan kami ini diperhatikan dan dilaksanakan. Karena pemimpin yang baik pasti mendengarkan suara rakyatnya.
Terima kasih.
Hormat Kami,
Qwerty
Sampai berita ini diturunkan, halaman depan situs www.presidensby.info masih menayangkan tuntutan tersebut. Namun tidak demikian dengan situs www.presidenri.go.id. ( nks / nks )
-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
Situs SBY Bobol Bukan Karena Masalah di Server
Ni Ketut Susrini - detikinet

Screenshot situs presidensby.info
Jakarta - Koordinator pengelola website presiden mengatakan tengah mengupayakan pemulihan situs www.presidensby.info yang dijahili pihak tak bertanggung jawab. Menurutnya, masalah bukan pada server.
"Dari hasil penelusuran, kemungkinan kita menebak ada vulnerable di DNS manager," kata Anjar Ari Nugroho, koordinator pengelola website www.presidensby.info, saat dihubungi detikINET, Minggu (18/3/2007). "Kemungkinan kedua bisa jadi ada yang men-sniff password pada saat kita melakukan manajemen situs. Tapi kemungkinan kedua sepertinya tidak mungkin, karena terakhir kali kita melakukan manajemen situs sudah satu bulan yang lalu," imbuhnya.
Menurut Anjar, pelaku menjahili situs dengan memanfaatkan kelemahan (vulnerability) yang ada di Domain Name System (DNS). Pelaku me-redirect alamat Internet Protocol (IP) yang meng-hosting situs tersebut ke alamat IP yang ada di DNS luar negeri.
Situs www.presidensby.info memiliki isi yang sama dengan www.presidenri.go.id. Kedua situs tersebut ada di alamat IP yang sama yaitu 203.130.196.114 yang ada di server di Telkom.
Namun, pelaku tampaknya me-redirect ke alamat IP luar, yaitu ke IP 67.19.72.20 atau 67.19.72.205, yang isi halamannya seperti tampak pada situs saat ini yaitu Tritura v.2.
"Kalau ada perubahan di situs presidensby.info harusnya situs presidenri.go.id juga berubah. Tapi ini terjadi redirect, harusnya ke 203.130.196.114 tapi dibawa ke 67.19.72.20 atau ke 67.19.72.205, seperti DNS yang kena poison. Dan itu prosesnya bukan terjadi di mesin presidensby.info, tapi di DNS manager. Jadi telah terjadi DNS abuse," kata Anjar.
Jadilah, situs www.presidensby.info berubah wajah jadi menampilkan surat tuntutan (Tritura v.2), yang berbunyi:
Kepada Yth. Indonesia, 17 Maret 2007
Presiden Republik Indonesia
Bapak Susilo Bambang Yudhoyono
Di
Istana Negara
Dengan tanpa mengurangi rasa hormat kami,
Yang bertandatangan di bawah ini:
Nama: on behalf of underground community
Alamat: the world where the devils gather
Nick: Qwerty
Dengan ini mewakili komunitas underground Indonesia ingin menyampaikan beberapa permintaan:
1. Turunkan harga Bandwith agar kita semua bisa merasakan internet, apa Anda tidak malu dengan China atau India? Mereka negara berpenduduk padat yang bisa mengakomodasi kebutuhan bandwidth dengan baik
2. Dukung dan laksanakan IGOS (Indonesia Go Open Source), pikirkan masa depan bangsa ini, tingkatkan mutu pendidikan, masa depan kita terletak di pundak mereka yang dengan jari-jari mungilnya setiap pagi mengemis dan mengamen di jalanan
3. Berantas KKN, pornografi dan pornoaksi di negeri kita tercinta ini. Saya kira Anda telah menyaksikan bagaimana azab yang telah menimpa bangsa ini. Tsunami, Gempa Bumi, Banjir, dan Kecelakaan baik di udara, laut maupun darat yang telah merenggut anak dari ibunya, yang telah memisahkan adik dari kakaknya. Kurang apalagi? Tanah Longsor? Lumpur Sidoarjo? Mungkin sebentar lagi bencana yang akan lebih besar lagi. Tidakkah kita malu terhadap Tuhan? Sudah diperingatkan berulang kali tetap saja membangkang dan tidak ingat kepada-Nya.
Agar permintaan kami ini diperhatikan dan dilaksanakan. Karena pemimpin yang baik pasti mendengarkan suara rakyatnya.
Terima kasih.
Hormat Kami,
Qwerty
Sampai berita ini diturunkan, halaman depan situs www.presidensby.info masih menayangkan tuntutan tersebut. Namun tidak demikian dengan situs www.presidenri.go.id. ( nks / nks )
Komentar terkini (13 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Informasi :
-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com

